Password reset is available in the NovelPlus App.
Use the app to securely reset your password.
Reset in App
Series
382
Get the app for full experience
BAB 163
TATAPAN DARI KEJAUHAN
Matahari mulai tenggelam.
Cahaya keemasan perlahan menghilang dari lembah.
Fiona membantu membereskan makanan.
Darrien melipat kain yang mereka gunakan untuk duduk.
Rowan, Kevin, dan Ace mengumpulkan barang-barang lainnya.
Elarion memastikan tidak ada benda yang tertinggal.
“Sudah semuanya?”
Kevin melihat sekeliling.
“Sepertinya.”
Fiona menatap air mancur sekali lagi.
“Sayang sekali harus pulang.”
Darrien tersenyum.
“Kita bisa kembali lagi.”
Fiona mengangguk.
“Janji?”
“Janji.”
Mereka akhirnya meninggalkan lembah.
Kelompok itu berjalan menuju kota.
Tidak ada seorang pun yang menyadari—
sepasang mata merah sedang memperhatikan mereka dari kejauhan.
Di balik pepohonan yang cukup jauh dari tempat mereka tadi duduk—
seorang vampir berdiri diam.
Musaka.
Ia tidak bergerak.
Tatapannya mengikuti Darrien dan Fiona.
Senyum tipis muncul di wajahnya.
“…”
Ia menunggu.
Menunggu sampai mereka benar-benar pergi.
Kemudian ia bergumam pelan—
“Akhirnya…”
Tatapannya menjadi lebih tajam.
Kemudian tubuhnya menghilang ke dalam kegelapan hutan.
***
Malam mulai turun ketika mereka akhirnya tiba di kediaman.
Fiona berjalan masuk sambil membawa beberapa barang.
“Lelah?”
Darrien menggeleng.
“Tidak terlalu.”
Kevin langsung menjatuhkan dirinya ke kursi.
“Aku lelah.”
Ace tertawa.
“Kau hanya berjalan.”
“Itu tetap melelahkan.”
Rowan ikut duduk.
“Besok aku tidak mau pergi ke mana-mana.”
Elarion membawa barang-barang yang tersisa.
“Besok aku kembali ke eliksir.”
Kevin langsung mengeluh.
“Jangan mulai lagi.”
Elarion hanya tersenyum.
Fiona tertawa kecil.
Hari itu benar-benar menyenangkan.
Mereka tidak tahu—
bahwa seseorang telah mengawasi mereka.
Mereka tidak tahu—
bahwa Musaka telah menemukan jejak mereka.
Dan mereka sama sekali tidak tahu—
bahwa senyum tipis seorang vampir di tengah hutan tadi…
bukanlah senyum seorang yang telah melupakan kekalahannya.
Itu adalah senyum seseorang yang akhirnya menemukan kesempatan.
