Bab 85

Romance Series 14685

Surabaya,,

Katakanlah Rika gila.demi seorang laki-laki dia nekat pergi ke Surabaya malam-malam.entah apa yang ada dipikirannya saat ini.tapi yang jelas Rika pergi atas dasar nalurinya.

Setelah mendarat dengan selamat .Rika pun segera pergi menuju suatu tempat dengan menggunakan taksi online.

Sementara di sisi lain Jason yang baru saja selesai bekerja langsung keluar dari ruang kerjanya menuju lobby.

Dipertengahan jalan Jason tidak sengaja bertemu dengan ruby,salah satu staf dibagian keuangan perusahaan Gilang.

"loh,ruby.kamu belum pulang?" tanya Jason.

"eh,iya nih pak.kerjaan saya baru selesai?" jawabnya dengan penuh kesopanan.

Jason mengangguk kemudian melihat ke arah jam tangan yang dia kenakan.

"ini udah larut malam.kamu mau pulang sama siapa?? atau mau bareng sama saya?" tawar Jason.

Ruby menggelengkan kepalanya."tidak usah pak.terima kasih.kebetulan pacar saya lagi otw kesini juga kok?" jason mengangguk paham.karena keduanya sama-sama ingin pergi ke lobby,alhasil mereka pun jalan bersamaan ketempat tersebut.

"apa pak Gilang masih lama cutinya pak?" tanya Ruby disela perjalanan mereka menuju lobby.

"Saya kurang tau juga.pak Gilang belum kasih info ke saya.memangnya ada apa kamu tanya hal itu?" tanya Jason.

"gak apa-apa kok pak.hanya ada laporan yang harus saya berikan aja kepada pak Gilang?" jawabnya.jason mengangguk.

"kalau memang laporannya penting sekali kamu bisa berikan kepada saya?" ucapnya.

"baik pak.besok saya akan berikan laporannya ke pak Jason?" balas Ruby mengiyakan perintah Jason..

Tidak terasa keduanya sampai di lobby,bersamaain itu juga Rika telah sampai di perusahaan Gilang.

Dari kejauhan Rika tidak sengaja melihat jelas Jason mengobrol dengan seorang wanita.ada hal aneh yang Rika rasakan dalam hatinya saat melihat keduanya.

Tidak lama Rika melihat sosok wanita hendak pergi.namun entah kenapa saat hendak berjalan tiba-tiba saja kaki wanita itu tersandung.jason yang melihat rubuh Ruby terhuyung ke arah nya sontak saja langsung menangkap tubuh tersebut.Karena syok,keduanya tampak terdiam dengan saling berpandangan.

Rika yang melihat adegan itu merasakan tidak karuan didalam hatinya.dia merasa tidak suka dengan pemandangan tersebut.cemburu kah dia.

"Jason?" seru Rika dari kejauhan.

Sontak saja Jason menoleh ke arah sumber suara.dan betapa terkejutnya laki-laki itu saat mengetahui kalau yang memanggilnya itu adalah Rika.

"Rika?" tidak hanya kaget,Jason juga terlihat bingung dengan keberadaan Rika di Surabaya.

Ruby yang melihat sosok Rika reflek menjauhkan tubuhnya dari Jason.

"maaf pak?" cicit Ruby sambil menundukkan sedikit kepalanya.

Merasa tidak enak hati Ruby pun segera pergi meninggalkan lobby.sebelum dirinya keluar gedung,Ruby berpapasan dengan rika.sejenak Ruby menghentikan langkahnya.kedua wanita itu kini saling bertatapan.

"permisi?" cicit Ruby lagi.setelah itu dirinya segera melangkahkan kembali kakinya.

Jason yang masih merasa kaget dengan kehadiran Rika disana hanya bisa berdiri mematung.

Rika menolehkan wajahnya kearah jason.dengan langkah perlahan gadis itu mendekati sosok tersebut.

"apa kabar,jas?" sapa Rika.

Jason tersadar dari lamunannya.kemudian menatap fokus gadis dihadapannya.

"Rika...kok.kamu bisa ada di sini?" tanya Jason.

Rika tersenyum tipis.dapat dia lihat laki-laki bule dihadapannya sangat terkejut dengan kehadirannya saat ini.

"emangnya salah kalau gue kesini?" tanya Rika.

"ah-bu-bukan gitu maksudnya....oh ya kamu kesini sama mbak Vania?" ucap Jason balik bertanya sambil melirik kearah sekeliling.rika menggeleng.

"gak.gue sendirian kok.gue sengaja kesini buat ketemu sama loe.tapi...kayaknya kehadiran gue disini ganggu loe ya?" Jason menaikkan satu alisnya.

"maksud kamu?" Rika tiba-tiba saja terdiam.sepasang matanya melirik singkat ke arah pintu utama gedung perusahaan.tempat dimana Ruby keluar.

Sadar dengan apa yang dimaksud oleh Rika,Jason pun segera memberikan klarifikasi agar gadis itu tidak salah paham.

"oh,yang tadi itu namanya ruby.dia salah satu karyawan di sini.tadi aku gak sengaja papasan sama dia?" Jason memandangi Rika yang diam-diam mengamati ceritanya.

"Kamu tenang aja?" Jason mencondongkan kepalanya ke arah telinga Rika.

"dia udah punya pacar kok?" bisik Jason.

============

Karena sudah larut malam dan Jason juga tidak tau harus antar Rika kemana.alhasill laki-laki itu membawa Rika ke apartemennya miliknya.

"jas, kayaknya gue nginep di hotel aja deh?" entah kenapa Rika jadi ragu untuk menginap di apartemen tersebut.

Rika hendak melangkah pergi.namun dengan cepat Jason menarik tangan Rika.lalu membawa tubuh mungil itu ke dalam dekapannya.

"aku lebih khawatir jika kamu menginap sendirian di hotel.so,,tetap disini.okey?" ucap Jason sambil menatap manik mata Rika.

glek!!

Rika menelan Saliva nya.entah kenapa dirinya merasa sangat gugup ketika ditatap oleh Jason dari jarak sedekat ini.

Jason tersenyum tipis melihat ekspresi gugup rika.ingin rasanya laki-laki itu melahap bibir Rika yang sangat menggoda iman nya.tapi jason harus bersabar.dia tidak mau membuat Rika terganggu dengan sikap agresifnya.

"kamu tunggu disini sebentar.saya mau mandi dulu.nanti saya akan tunjukkan dimana kamar yang akan kamu tempati?" setelah berkata demikian Jason langsung melepaskan pelukannya lalu pergi menuju sebuah kamar berukuran cukup besar.

Rika membuang nafas dengan kasar lalu terduduk lemas di atas sofa.

"shit!!... kenapa gue jadi salting gini sih didepan Jason?" gumamnya.tangannya kini menyentuh dadanya.jantungnya berdebar sangat kencang seakan Baru saja selesai berlari puluhan kilometer.

============

Sesuai perkataannya tadi,selesai mandi Jason membawa Rika ke kamar tamu.kamar tersebut tepat bersebelahan dengan kamar yang ditempati oleh Jason.

"Kamu mau makan dulu atau-"

"gue udah makan kok?" potong Rika.

Padahal sebenarnya saat ini Rika sangat lapar.tapi gadis itu tidak mau membuat Jason repot dengan kehadirannya di sini.

"baiklah.kalau begitu.good night.happy nice dream?" ucap Jason.

Rika tersenyum manis."You too?" balasnya.

Jason membalas senyuman Rika,kemudian segera menutup pintu kamar tersebut.setelah pintu tertutup Rika berjalan ke arah ranjang sambil melihat sekelilingnya.gadis itu kini duduk di tepi ranjang.diambil nya ponsel Android miliknya yang ada di dalam tas bermerek Dior.

Sebuah notifikasi wa baru saja masuk.ternyata itu pesan yang dikirim oleh bela.rika membuka notifikasi wa itu.lalu membaca pesannya.

From : bela
"ka,loe gila ya.ngapain nemuin Jason di Surabaya"

Rika menghela nafas panjang."loe bener bel.kayaknya gue udah mulai gila gara-gara Jason?" gumamnya.

==========

Malam semakin larut,tapi Rika belum juga terlelap.padahal jam sudah menunjukkan pukul setengah satu malam.

"sial.gak bisa tidur gue?!" Rika bergerak gelisah di atas ranjang.tidak lama gadis itu bangun dari tempat tidur dan mengusap-usap perut ratanya.

"laper?!" keluh nya.

"mana dirumah orang lagi.makan apa nih gue?" Rika mengambil ponselnya dan melihat jam yang tertera di sana.

"jam setengah satu?" merasa tidak kuasa dengan rasa laparnya,akhirnya Rika memutuskan untuk keluar dari kamar.

Baru saja Rika membuka pintu,gadis itu dikejutkan dengan sebuah suara.

"mau kemana?"

"*NJIR!!"

Rika kaget bukan main.saking kagetnya tubuh Rika reflek mundur kebelakang membentur pintu kamar.

"JASON!!"

============

Rika menatap Jason yang tengah sibuk didapur.dirinya merasa tidak enak hati kepada laki-laki itu karena sudah merepotkannya di Tengah malam ini.

Setelah selesai membuat sesuatu Jason langsung membawanya ke meja makan.

"ayo,dimakan?" Jason meletakkan sepiring spaghetti di atas meja.rika memandangi spaghetti tersebut lalu menatap Jason dengan tidak enak hati.

"sorry ya jas.gue jadi ngerepotin loe ginii?" ucapnya.

Jason tersenyum manis kemudian segera duduk di kursi yang ada di samping Rika.

"no problem.hanya spaghetti kok?" balasnya.

Niatnya tadi Jason hanya ingin mengambil minuman.namun secara bersamaan Rika keluar dari kamarnya.setelah ditanya,ternyata gadis itu kelaparan.beruntung di dapur masih ada stok spaghetti,Jason pun langsung memasak spaghetti itu untuk Rika.

Karena sudah kelaparan rika pun segera memakan spaghetti bolognese buatan Jason.

"gimana rasanya,enak??" Dengan cepat Rika mengangguk.

"uenak buanget?" jawabnya dengan mulut penuh spaghetti.Jason terperangah melihat tingkah rika.menggemaskan sekali,pikirnya.

Jason terus memandangi Rika yang sibuk menyantap spaghetti.tidak lama kedua matanya melirik ke arah cincin pemberiannya yang ada dijari Rika.

"Kamu masih pakai cincin itu?" tanya Jason tiba-tiba.seketika Rika menghentikan aktivitasnya lalu melihat kearah yang Jason maksud.

"i-iya?" Jason tersenyum manis.

"saya senang.kamu menghargai pemberian dari saya?" ucapnya.rika menganguk malu.

"so,gimana.kamu udah punya jawabannya?" Rika terdiam sejenak.

"sorry jas.tapi..gue masih bingung sama perasaan gue?" ucapnya.

============

Selesai makan spaghetti keduanya pun memutuskan untuk kembali ke kamar masing-masing.

"jas?"

"ya?"

Terlihat Rika sedikit ragu,namun perlahan dirinya melangkah ke depan mendekati jason dan...

CUP

Rika mencium pipi Jason.walau singkat tapi ciuman itu berhasil membuat Jason membantu.

"thanks untuk spaghetti nya.maaf udah banyak ngerepotin loe malam ini?" ucap Rika sambil tertunduk malu.

Hening

"g-gue lanjut tidur ya?" gadis itu hendak masuk ke kamar.namun tiba-tiba saja jason memanggilnya.

"Rika?" Rika menghentikan langkahnya lalu menatap Jason kebingungan.

"ada apa?"

CUP

Rika terpaku saat merasakan benda lunak menyentuh bibirnya.hanya sebuah kecupan singkat.

Jason memperhatikan sejenak ekspresi gadis didepannya.karena tidak ada penolakan Jason pun kembali mencium bibir Rika.

Jason mulai melumat bibir Rika dengan penuh kelembutan.rika yang menyukai ciuman Jason perlahan memejamkan matanya dan membalas ciumannya.

"Mmpphh..."

Disela ciuman mereka,Jason tersenyum tipis.dia senang sekali karena Rika menyambut ciuman darinya.

Jason membuka pintu kamarnya.dan perlahan menggiring Rika masuk ke dalam kamar utama Tanpa melepaskan ciuman mereka.

Sesampainya mereka di tepi ranjang,jason langsung menjatuhkan tuhuh Rika ke kasur.hingga tubuh gadis itu terbaring.keduanya tampak saling berpandangan dengan nafas terengah-engah.belum sempat mencerna semuanya,Rika kembali dikejutkan dengan aksi Jason.laki-laki itu kembali mencium bibir rika.kali ini dengan penuh nafsu.

"Hhmmpp..."

Tangan kekar jason tidak tinggal diam.dengam nakalnya tangan tersebut meraba payudara Rika yang masih terhalang piyama.

"akh..jas..." desis Rika kala Jason meremas kuat payudaranya.

Ciuman Jason kini beralih ke leher jenjang Rika.dengan liciknya laki-laki itu memberikan beberapa cupangan disana.

Sial,harusnya Rika marah kepada Jason karena sudah melakukan hal yang kurang ajar kepada dirinya.tapi entah kenapa tubuhnya berkhianat.justru menginginkan hal yang lebih dari sekedar ciuman.

Jason menghentikan aksinya lalu menatap Rika dengan penuh gairah.

"kamu mau lanjut atau-"

"lanjut?" potong gadis itu.

Jason tersenyum lembut kemudian kembali mencium bibir Rika dengan rakus.rika membalas ciuman tersebut lalu mengalungkan tangannya di leher Jason.

Tangan nakal jason kembali berulah.kali ini tangan tersebut melepaskan kacing baju piyama Rika satu persatu.hingga akhirnya terpampang lah bra berwarna merah.

Setelah baju terbuka tangan Jason bergerak menelusuri perut hingga ke punggung Rika dan....

Ctas!

Dengan begitu mudahnya Jason melepas pengait bra gadis itu.jason yang sudah tidak sabaran Langsung membuka baju piyama nya dan membuang asal termasuk pakaian atas Rika.

Glek!

Jason sangat terpana saat melihat sepasang payudara padat dan bulat milik gadis tersebut.

Karena merasa malu payudaranya ditatap seperti itu oleh Jason,Rika pun reflek menyilangkan kedua tangannya di depan dada.

"jangan ditutup.ini sangat indah?" ucap Jason dengan suara berat.

Rika menggigit bibir bawahnya,dengan perlahan dia menyingkirkan kedua tangannya tersebut.

Merasa tidak tahan lagi jason pun langsung mengulum puting payudara yang sudah tegang itu.

"aahhh...jasonnn..." sambil memejamkan matanya tangan Rika menekan kepala Jason.sunggu,ini adalah pengalaman erotis pertama nya dengan seorang laki-laki.dan ini...sangat nikmat.

Puas bermain dengan benda kenyal itu Jason pun kembali menatap Rika.

"boleh?" tanya Jason meminta izin.rika mengangguk lemah.

Dengan Perlahan tapi pasti Jason melepaskan celana piyama dan CD rika.dilanjut jason melepaskan celananya juga.

Sontak Rika melengos saat laki-laki didepan sudah telanjang bulat.lebih tepatnya saat dia melihat penis gagah laki-laki itu.

Jason tersenyum miring.tanpa berlama-lama lagi laki-laki itu memposisikan kepalanya didepan vagina Rika.

"jas..loe mau ap- aahh...Jason.." seketika tubuh Rika menggelinjang saat Jason melahap vaginanya.

jason semakin gencar memainkan lidahnya di vagina Rika, terlebih lagi saat mengetahui gadis itu akan keluar.

"jas...le-lepas...aahh ..mau pi-pis?" ucapnya tersengal-sengal.seakan tuli jason terus bermain di sana hingga akhirnya...

syurr

Jason tersenyum puas.hanya dengan permainan lidahnya,Rika terkulai lemas.

"sekarang kebagian intinya?" tanpa membuang waktu Jason langsung memposisikan penisnya di didepan lubang vagina Rika.

"apa ini yang pertama?" tanya jason.rika hanya mengangguk lemah.

"baiklah, saya akan pelan-pelan.?" pinggul Jason mulai bergerak menggesek-gesekkan kelamin mereka.

"Akh...jas...s-sakit?" Rika meringis kesakitan saat Jason mulai memasukkan penisnya.

"sstt..tahan sayang...sakitnya hanya sebentar aja.cakar punggung saya ya?" Jason semakin menekan penisnya dan....

jleb!!!

"akkhh...!!"

"sshhh...!!"

Share this novel

Guest User
 


NovelPlus Premium

The best ads free experience