Completed
13300
" Panglima sediakan santapan dan pastikan semua Dayang yang ikuti perjalanan ini berada disini!"
Semua Panglima mengangguk faham dengan arahan Noah.....Tidak seorang pun yang kembali bertanya disebabkan apa Noah mahukan Dayang - Dayang yang mengikuti perjalanan Itu berkumpul ...
Seorang Raja tidak sepatutnya dipersoalkan arahannya..
Mungkin sesuatu telah terjadi Dan perkara itu telah menaikkan kemarahan bagi Putera Mahkota mereka...
Ini adalah Kali pertama sepanjang hidup Noah, aturannya dibantah..Dia perlu buat perhitungan agar kesalahan sama tidak terjadi lagi...
" Kamu semua boleh pergi!"
Noah kembali mendapatkan Regina...Dia amat pasti Yang Utama Masih belum menjamah makanan sepanjang perjalanan mereka berdua disitu...
Perjalanan tadi sangat memenatkan...dan tubuh Regina yang dilihat Noah lemah....
Regina perlu digantikan dengan persalinan Baru...Memandangkan dia tidak membenarkan Dayang mendekati Regina, jadi Noah tiada pilihan lain...
Demi Regina dia àkan mengambil tugas Itu..
" Noah..... Putera!"
Kegembiraan hati Regina kembali...dia tidak sangka Putera àkan kembali dalam jangka Masa yang singkat....Dia ingatkan Noah telah menghukum Dayang yang telah membantunya tadi...
Sangkaan Regina meleset...Dia dapat bernafas dengan lega....
" Kenapa Puteri?" Noah mendapatkan Regina bila dilihat Regina begitu payah untuk bergerak...Noah gusar, esok merupakan Hari dia àkan berangkat ke tempat perubatan...
" Putera...Apa jadi pada Dayang?"
Tanpa menunggu Regina terus mengarah kepada soalan...
" Jadi Dayang yang telah kesini!"
Noah menghentikan langkah dan berdiri tegak melihat kearah Regina...Dia telah mendapat jawapan tadi, tapi siapa Dayang yang muncul melanggar arahannya Masih Noah belum dapat pastikan siapa!"
" Jadi......!" Regina teragak - agak menjawab...Dia telah salah bicara, hinggakan perkara Itu diketahui oleh Noah atas kealpaanya..
" Siapa Dayang tu Puteri?"
Noah menahan sabar....Kesalahan yang dilakukan Dayang Itu berat...
" Dayang cuma membantu hamba Putera...Dia hanya Bantu untuk segelas air..tiada yang salah..Jika tidak....!'
" Jika tidak apa Regina!"
" Hamba Tak mampu bergerak Dan kehausan .....siapa yang àkan Bantu hamba jika bukan Dayang!"
Putera...Maafkan Dayang!"
Regina merayu, dia Tak mahu Noah apa - apakan Dayang...Niat Dayang tadi baik..
" Tiada siapa yang pernah melanggar arahan Beta Yang Utama...Bukan sebelum ini atau sekarang! Perkara Itu àkan diingatkan kembali!"
Noah mendapatkan Regina, akibat kemarahannya dengan Regina Masih belum berterus terang, baju yang membaluti tubuh Regina ditanggalkan Kasar...
Regina yang terkejut dengan perlakuan Noah hanya mendiamkan diri...Bukan sahaja dia tidak mampu membela Dayang, dia Juga tidak dapat membantu diri sendiri..
Regina dapat rasakan dirinya tidak berguan...
" Putera....jika Kesalahan Dayang tidak dapat diampunkan, jatuhkan hukuman yang ringan...Dayang tidak bersalah dalam Hal ini, Hamba sanggup menggantikan tempat Dayang!"
Regina amat berharap, dengan pengakuan dan cuban terakhir dari dirinya...Noah àkan setuju...
" Huh! Puteri....beta harus ingatkan kepada Puteri, jika arahan Beta dilanggar....Puteri àkan menerima nasib yang sama! Sekarang persalinan Puteri àkan ditukar!"
Noah Segera menyarungkan persalinan ke tubuh Regina..Semuanya disediakan dan dipakaikan oleh Noah sendiri...
Puteri hanya memerhati segala kelakuan Noah ditubuh...Ketegasan Noah dalam perbuatanya tidak dapat disangkal lagi...
Apa yang diarahkan Noah, itulah perkara yang harus dipatuhi...
Kali ini Regina rasakan dia telah tewas dalam membantu....
****
2 Bulan berlalu...
Noah Masih dalam pengubatan bersama Ahli Nujum Tertua...
Regina menjalani kehidupan seperti biasa.. Kebencian Regina bertambah kepada Noah bila Dayang membantunya telah dihukumi hukuman rejam sampai mati...
Disaat waktu tubuh Regina Paling lemah, dia tidak membantu....Malah kejadian Itu dipamerkan dan disaksikan sendiri oleh Regina di depan mata....
Semua Dayang - Dayang semakin takut dengan Putera Mahkota Noah...Usaha Regina untuk kabur dari sini hancur lebur...
" Edward"
" Huh! " Regina tersedar dari mimpi ngeri...sejak kejadian kematian Dayang, mimpi misteri sering menganggunya..Dia sendiri tidak pasti apakah maksud dari semua kejadian Itu....
Terpampang - pampang di depan matanya, Ahli Keluarganya dibunuh satu persatu....Lebih mengerikan, mereka dibunuh di depan matanya sendiri...Malah Regina tidak dapat berbuat apa - apa...Dia hanya melihat tanpa dapat membantu...
Perkara yang lebih mengerikan Regina, dia berada di Takhta di sebelah Noah...Lelaki yang Paling dia benci, dan kejadian yang berlaku melibatkan Keluarganya hanya dibiarkan tanpa dia menunjukkan sebarang perasaan...
Apakah dia mulai kejam seperti Putera Mahkota Raksasa...
Atau...dia sebenarnya ...kehidupan Noah telah menjadi sebahagian hidupnya..
Dia telah berapa bulan meninggalkan Maurry dan hidup di samping Noah...Apakah dia àkan berubah...
" Tidak!" dia selama- lamanya Puteri Maurry...dan selamanya milik Maurry..Hidup dan matinya hanya milik Maurry, bukan milik Putera Mahkota raksasa....
" Yang Utama bermimpi lagi?" Noah berbisik bila Melihatkan tidur Regina terganggu ....dan sebaris nama yang disebutkan Regina Masih terngiang - ngiang di telinganya... "EDWARD!"
" Putera di sini? Bukan ....Putera sepatutnya berada di Batasan pengubatan!"
Regina meraupkan wajah, mimpi ngeri tadi membuatnya berpeluh...ditambah pula dengan Noah yang berada disisinya..Dia tidak tahu apa yang telah dia lakukan...tapi yang pasti, Noah telah mendengar semua..
Melihatkan reaksi Noah, dia tahu dia sedang dalam masalah...
" Beta telah perhatikan Puteri ! Hampir setiap Malam, Puteri bermimpi...Apa yang Puteri fikirkan!"
Noah kembali membelangkangi Regina...bersama aura yang tenang Noah menanti jawapan...
" Hanya beberapa Malam!" Regina sendiri Tak pasti apa mimpi yang menganggu tidurnya dan dia Tak mahu Noah tahu apa yang jadi.....
...sehingga dia terlupa tentang Hari kepulangan Putera Mahkota kesini...Dia amat pasti, Noah sedang menahan perasaan amarahnya..telah beberapa kali Hal Itu diingatkan agar kepulangan Putera Mahkota raksasa Itu disambut...
Setiap bulan dia telah diperintahkan oleh Noah untuk menunggu kehadiran lelaki Itu di Pintu Gerbang kediaman Utama...
Ini adalah Kali pertama dia gagal dalam tugasan Itu...Tugasan selaku Yang Utama, Putera Mahkota Aurish..
" Nampaknya Puteri Masih menyebutkan nama yang sama, " Edward" siapa Edward!"
" Mungkin hamba rindukan Edward... Putera ..Kekanda hamba.."
Regina memeluk belakang tubuh Noah, dia dapat rasakan kepanasan di tubuh lelaki Itu...kesilapan dia tadi kerana terlupa...
" Pastikan "Dia" yang dimaksudkan Puteri, Jika Selain Itu.....Puteri tahu apa yang menunggu Yang Utama...Pembohongan adalah perkara Beta benci!.."
Noah menaikkan kening memandang Regina tajam...Dia sendiri tidak pasti kenapa hatinya sakit bila Puteri Regina menyebut nama Itu berulang Kali...
****
" Ada berita tentang Puteri?"
Edward gelisah, sejak beberapa bulan yang lalu dia telah Kehilangan khabar dari Regina...Ternyata Adindanya telah tidak berada di Istana...Dari Sumber dalaman Istana, Ternyata Marry telah berkahwin dengan Putera Ketiga Kerajaan Aurish...
Regina tetap Juga tidak terlepas dari Putera Mahkota Aurish...Dan khabar yang Paling membimbangkan Edward tentang Regina....Puteri telah menjadi Yang Utama disisi Putera Mahkota Aurish, Putera yang dikenali dengan RAKSASA dan kejam...
Apa yang diketahui kini cukup menyesakkan dada Edward...Adakah Regina Masih selamat berada hidup di sisi Putera Noah, atau sebaliknya...
" Putera! Dari Sumber Istana dimaklumkan, Puteri sedang mengikuti Putera Mahkota Aurish untuk mengubati penyakit ya!"
" Apa maksud kamu?" Noah berpaling ..dalam Masa yang sama dia Masih terkejut dan dia tidak menyangka sesuatu seperti Itu..kenapa Regina dibawa? Dan Sumber berita yang diterima adakah Sahih..tapi setahu Edward orang - orang suruhannya taat setia pada Maurry dan berita yang Baru diterima ini adalah benar...
" Itu yang disampaikan oleh orang dalaman Istana, satu lagi Putera....!" Kelihatan di depan Edward orang suruhannya teragak- agak untuk bicara...
" Berkenaan Puteri....Lokasi tempat dimana Puteri berada kini dirahsiakan, pengubatan Itu hanya terdiri dari orang - orang rapat dan pilihan Putera Mahkota Noah sendiri...
Pengubatan ini mengambil Masa 6 bulan...!"
" 6 bulan? Kenapa perkara ini dirahsiakan, cakap Panglima?" Bahu Panglima digengam kuat oleh Edward, dia semakin tidak sabar untuk mengetahui tentang perkara Itu dengan lebih lanjut...
" Dari siasatan hamba, raksasa yang menghuni tubuh Putera Mahkota Noah terlalu hebat...Hanya orang - orang yang berpengalaman sahaja yang boleh berjaya....Lagi pula Putera rombongan Itu diikuti oleh Ahli Nujum Tertua, seteru Kerajaan Maurry...
Sepanjang hidup Putera Aurish, hidup Putera Itu dipantau sepenuhnya oleh Ahli Nujum Tertua...Malah dari bicara rakyat di kerajaan Aurish, Ahli Nujum Tertua mempunyai kuasa magik...Dia dapat mematahkan serangan raksasa dari Putera Mahkota dari mengila...Itu yang pernah terjadi dulu Sewaktu serangan pertama dari Putera Mahkota.!"
" Jadi maksud Panglima, Ahli Nujum Tertua Aurish dapat mengawal Raksasa dalam tubuh Putera Noah? Kalau begitu Panglima....
Kenapa sepanjang zaman ini Aurish mencari gadis yang bermata Biru, Malah seorang Puteri?"
" Bukan Putera, raksasa Itu tidak dapat dikawal oleh Ahli Nujum Tertua, cuma serangan Raksasa dapat dipatahkan oleh Ahli Nujum Tertua, dan dari kemusnahan Itu, Istana lama Kerajaan Aurish hampir musnah.... waktu Itu Putera Baru berusia 11 tahun....
Disebabkan Itu Istana Putera Mahkota Noah diasingkan jauh dari Istana Utama Kerajaan Aurish...!"
" Beta Tak faham Panglima! Jadi Ahli Nujum Juga tidak berjaya kalahkan raksasa Putera Noah? Jika dia tidak berjaya.......bagaimana dengan nasib Puteri Regina????"
Edward semakin risau, jika seseorang yang berpengalaman pun tidak berjaya menghapus raksasa Kerajaan Aurish, takkan Regina yang tidak pernah didedahkan dengan peperangan àkan berjaya...!
" Tentang Puteri Putera, hamba Tak tahu kenapa Puteri dipilih Dan hanya Ahli Nujum Tertua sahaja yang mempunyai jawapan tentang Itu....Hamba dapat pastikan Puteri Masih Selamat jika tidak perjalanan Itu tidak terjadi dan Auris Masih belum memberikan khabar untuk menawan Kerajaan lain."
Edward menunduk lemah, berita Itu melegakan hatinya....Namun dia telah kehabisan Idea...Dia telah memilih jalan Akhir untuk menyelamatkan Regina dengan berkahwin dengan seorang Puteri, Puteri Celine dari Kerajaan Century... Ketika dia telah berjaya mencari jalan menyelamatkan Puteri kerajaannya, khabar Regina pula telah hilang tanpa berita...
" Putera berkenaan Puteri, Puteri Celine mungkin dapat membantu...Di Century Juga Ahli Nujum Nilam yang selama ini berada di sisi Kerajaan Century Juga tidak kurang hebatnya....Dikatakan Pengaruh dan kehebatan kedua - Dua Ahli Nujum Itu setanding....!" Panglima memberikan idea, dia Juga kasihan dengan nasib yang menimpa Kerajaan Ahli Keluarga Diraja Maurry..
Disebabkan Kerajaan Maurry mempunyai Puteri Yang Tercantik di Dunia, sejak kecil Puteri Regina Nayla telah diasingkan daripada umum...Hanya golongan Istana sahaja yang dapat melihat kecantikan seorang Puteri yang disembunyi..
" Apakah Panglima Rasa Ahli Nujum Century dapat mengetahui lokasi rahsia Puteri Regina berada..dan Jika lokasi dapat ditemui, Puteri dapat Beta selamatkan?"
Putera Edward telah berbunga dalam hati...
Telah beberapa bulan dia tidak menemui Puteri Regina, Adindanya yang satu...Jika dia berjaya menemui Regina Itu adalah Hadiah Paling berharga dalam hidupnya dan Hadiah Paling bermakna kepada Raja dan Permaisuri...
" Hamba Tak pasti tentang Itu Putera, tapi Itu adalah satu Usaha untuk menyelamatkan Puteri?!"
Panglima menundukkan wajah, dia hanya memberikan cadangan agar perkara Itu difikirkan semasak - masaknya oleh Putera Edward...
" Puteri! Celine!"
Edward telah melangkah Besar berlari meninggalkan Panglima.. Dia tidak mahu membuangkan Masa lagi....semua yang dikatakan Panglima adalah benar...Jika Semuanya seperti yang dikatakan, dia perlu Segera menemui Ahli Nujum Nilam, Itu adalah sebab Utama perkahwinan Dua negara Itu terjadi....Perkahwinan Diraja untuk menyelamatkan Puteri Regina...
Share this novel