BAB 10 : MASA LALU PART 3

Drama Completed 209

"yah, ayah kayaknya ada permainan yang unik tuh" ucap siska menunjuk permainan yang di deket kolam renang bola.

"yang kolam renang bola" jawab ayah melihat apa yang siska tunjuk.

"ihh bukan ayah, tapi yang di sampingnya" ucap siska menjelaskan.

"oh yang di samping nya kirain ayah, kolam renang bola" jawab sang ayah.

"yudh yuk ke sana" ajak sang ayah pada anak-anak nya.

mereka pun berjalan ke arah permainan yang di maksud siska, ayah yang berjalan di belakang anak-anak nya, ayah yang melihat istrinya bersama kedua anaknya, langkah ayah pun terhenti, namun ketiga anak nya tidak sadar kalo sang ayah tidak berada di belakangnya mereka.

"yah ini yang aku maksud" ucap siska pada ayahnya, namun ketika siska menoleh ke arah belakang, sang ayah pun tidak ada di belakangnya.

"bang ayah kemana" tanya siska pada bang andi.

"lah gak tau emang gak ada" jawab andi.

andi dan rendi yang mendengar pertanyaan siska, sontak mereka berdua pun menoleh kebelakang, ternyata bener.

sang ayah tidak bersama nya lagi

di tempat kolam renang bola sang ayah malah asik bermain dengan anak yang paling kecil, siapa lagi kalau bukan amel.

"yah ih, malah asik-asikan main sama amel, nanti mereka nyariin gimana loh" ucap riska kawatir pada abang dan kakaknya.

"gak bakal kok de, lagian juga deket kok dari sini" jawab sang ayah yang percaya diri akan keamanan anaknya, bahwa anaknya sudah bisa jaga diri.

"is si ayah mah kalo di bilangin sama anaknya ngeyel" saut sang ibu kesel.

akhirnya ibu lah yang menghampiri ketiga anak nya itu.

"andi" panggil sang ibu yang sudah hampir deket pada ketiga anaknya.

"loh kok ibu di sini" tanya andi yang heran, bukanya ayah yang ada malah ibunya.

"noh ayah lagi main sama adik mu amel" jawab sang ibu menunjuk sang ayah berada di tempat kolam renang bola.

mereka bertiga yang di beri tahu keberadaan ayah, oleh ibunya, mereka bertiga serempak menepuk jidat yang tidak pusing.

"yudh yuk, ke sana aja" ajak sang ibu pada ketiga anaknya.

sampai lah berempat di kolam renang bola.

mereka pun akhirnya bermain di kolam renang bola, tidak jadi bermain yang di maksud membuat mereka ingin memainkannya.

akan tetapi, mereka pun menikmati juga bermain di kolam renang bola, yah begitu lah sesekaya apapun orang jika tidak berkumpul dengan keluarga nya, pasti hidup dia akan merasa sendiri padahal punya uang.

begitu juga dari keluarga pak andre, pak andre bisa saja memberikan kartu permainan ke anak nya satu-satu dengan banyak saldo di dalamnya, namun mereka bermain sendiri, apakah mereka senang, pasti merasa bosen kalau sendiri, lebih baik hemat tapi menyenangkan.

sebenarnya sang ayah yang ingin bermain dengan anak bungsunya itu, itu sebuah alasan saja supaya nanti mereka tidak ketagihan bermain sebuah permainan di mall ini, maka dari itu untuk menghindari dari sikap seperti itu, ayah andre mengambil keputusan seperti itu.

***

Anak-anak pak andre pun sudah terlihat merasa lelah, karna sudah cape, begitu pun banyak bergerak.

"udah cape yah kalian" tanya sang ayah pada anak-anak nya.

"iya ya yah" jawab andi yang di anggukan sama yang lain.

"yudh yuk kita pulang" ajak sang ayah.

"tapi yah, aku laper " saut riska pada ayahnya.

"aku juga yah"

"sama aku juga"

begitu pun yang lain pasti laper juga.

"yudh mau makan dulu di sini atau pesen makanan kita makan di rumah " tanya sang ayah pada anak-anak nya.

"makan dulu yah di sini" jawab serempak.

"yudh yuk" ajak sang ayah.

kemudian mereka pun berjalan mencari makanan, yang sekiranya bisa langsung bikin perut kenyang, lumayan cukup lama mereka mencari nya ternyata ketemu nya di lantai atas.

" ya ampun dah mau makan aja kudu naik tangga dulu" ucap rendi kesel.

" udah apa dek, dari tadi ngeluh terus" saut siska mengomel pada rendi.

"hmm, iya iya kak"

setelah ayah andre memesan, beberapa menit kemudian pesannya pun dateng, mereka pun menyantap makanan dengan penuh nikmat.

akhirnya selesai juga mereka makan, mereka pun segera bergegas siap-siap untuk pulang

waktu sudah menunjukkan pukul 22:00, begitu cepat jam berputar, apalagi jika kita sedang berada di ruangan tertutup di tambah suasana yang bikin seru akan lupa pada waktu.

sampainya mereka di parkiran mall, mereka pun memasuki mobil, cuaca begitu menakutkan terdengar suara hujan angin di tambah petir yang selalau berbunyi.

namun tidak jadi halangan untuk mereka pulang, ya karna mereka pake mobil jadi gak kehujanan.

mobil pun sudah keluar dari area mall tersebut.

"gimana seru gak Jalan-jalan nya" tanya sang ayah pada anak-anak nya.

"seru yahhh" jawab andi lemes akibat cape di tambah kekenyangan.

"yudh kalau kalian sudah ngantuk tidur aja, kalau udah sampai rumah ayah bangunin kalian" perintah sang ayah pada anak-anak nya.

"baik yah".

mereka berempat pun tidur.

selama menempuh perjalanan arah pulang, sampailah mereka di rumah.

sang ayah pun membangun kan anak-anak nya, setelah bangun, mereka segera masuk ke dalam rumah, lalu melangkah menuju kamarnya masing-masing.

***

"trinngg, trinngg,trinngg" terdengar suara alarm berbunyi, tepatnya pada jam 05:00 tepat.

Ibu yang terbangun dengan suara alarm, sang ibu pun segera melangkah keluar kamar.

seperti biasa rutinitas seorang ibu yaitu membereskan rumahnya.

dari memasak, menyapu, mengepel maupun pekerjaan yang lainya.

sebelum melakukan rutinitas itu, ibu mandi terlebih dahulu, agar lebih seger dan tidak mengantuk lagi.

setelah ibu sudah selesai mandi, ibu melangkah ke luar kamar mandi dan masuk ke dalam kamar untuk mengganti pakaian.

"tumben ayah belom bangun, mungkin kecapean kali ya" gumam bu Vina, yang melihat sang suaminya masih tertidur pulas.

Bu Vina membiarkan sang suami tidur, agar nanti ketika sang suami beserta anaknya hendak berangkat ke tempat rutinitas nya, mereka bisa langsung sarapan.

bu Vina langsung menuju dapur, setelah bu Vina mengganti pakaiannya.

sampainya bu Vina di dapur, bu Vina mengecek ke dalam kulkas, sekiranya bahan yang masih ada untuk di masak, terlebih dahulu memasak dengan bahan yang tersisa.

ternyata apa yang di lihat oleh bu vina, tersisa udang, dan seplastik bakso, yang kemarin siang bu Vina bikin, namun masih tersisa.

bu Vina mengambil bakso dan udang yang di lemari es, lalu meletakan di meja makan.

kemudian bu Vina menyiapkan bahan bumbu-bumbu yang sekiranya di pakai untuk memasak, tidak lupa pula mengecek kompor, apakah gas nya masih terisi atau tidak.

setelah menerima kompor sudah ok, bu Vina melanjutkan memotong cabe dan segala macamnya.

Share this novel

Guest User
 


NovelPlus Premium

The best ads free experience