Hari demi Hari , Muna dan Syed Mukhriz semakin rapat . Hari Hari Whatsapp dan dalam proses mengenali satu sama lain . Tanpa sedar dah 4bulan mereka berkawan tapi tiada apa apa ikatan lagi . Hanya Kawan . Di pejabat juga Muna sering tersenyum sendiri . Bahagia tapi Dia tak berani untuk menerima apa apa harapan lagi . Perit , sakit . Tak Sanggup lagi dia ulangi peristiwa 4tahun lalu .
"Muna , Masuk Bilik Saya sebentar " Panggil Tuan Kamal .
Muna mengangguk dan berlalu ke dalam bilik pejabat Tuan Kamal .
" Ada apa Boss ? " Tanya Muna
Tuan Kamal memandangnya dengan pandangan yang sukar diertikan . " Aduhhh dia nak marah aku ke ape ni " tanya Muna didalam hati .
" Muna , kamu tahu kan saya Duda anak dua ? " Tuan Kamal memula bicara .
Muna hanya mengangguk . Tidak berkata apa apa .
" Saya sebenarnya ada simpan hasrat . Tapi kalau Muna menerima saya bahgia . Muna menolak.pun saya menghormati segala keputusan Muna " Ujar Tuan Kamal .
Dahi Muna berkerut . " Ada apa sebenarnya Bos ? "
Tuan Kamal melepaskan keluhan dan berkata " Saya nak jadikan Muna Isteri saya "
Muna terkejutt . Tersentak . Dia taktahu apa yang perlu dikatakan .
" Muna , saya janji segala harta saya , segala kasih sayang saya hanya untuk Muna . Terimalah saya sebagai suami Muna " Rayu Tuan Kamal .
" Tidakk! Apa yang Tuan Kamal cakap ni ? Saya bukan perempuan gila harta ! Maaf Tuan kalau Tuan rasa saya wanita seperti itu , dimana letak harga diri saya ? Tuan ingat tuan boleh beli cinta saya dengan Duit ? harta tuan ? Maaf Tuan . Saya betul2 terkjut bila tuan kata HARTA TUAN AKAN JADI MILIK SAYA ! Maruah saya bukan terletak pada harta tuan! Maaf Tuan saya resign hari ni juga . " marah Muna dan terus berlalu pergi ke meja nya dan mengemas barang barang miliknya dan berlalu pergi .
Semua yang ada tercenggang . Tidak tahu apa yang berlaku sebenarnya .
Share this novel