Muna menangis di dalam biliknya . Menangis sepuas hatinya . Pedih , Perit sungguh kata kata Tuan Kamal itu tadi . Mamanya mengetuk pintu dan memasuki kamar Anak kesayangan itu . Puan Zarina melihat anaknya menangis . Jarang dia melihat anak perempuannya itu menangis sedemikian rupa . Kali terakhir dia melihat anaknya menangis sebegitu pada 4tahun lepas . Betul betul kecewa anaknnya dimasa itu . Lembut mamanya menyapa anaknyaa .
" Kenapa ni Muna ? Muna Okay? "
Muna pandang mamanya . Dipeluknya erat .
" Kenapa ni Muna ? Cuba cerita dekat mama " tanya mamanya lembut .
Teresak esak Muna memulakan bicara " Tuan Kamal ajak Muna kahwin tapi yang buat Muna sedih , dia kata harta dia semua untuk Muna . Rasa jatuh maruah Muna ma ?? "
Puan Zarina Terkejut . Tuan Kamal Mahu menikahi anaknya .
" Kamu biar betul Muna ? Habis apa jawapan kamu? " tanya Puan Zarina
"Tidaklah ma . Muna ada kawan yang Muna sedang mengenal hati budi dia ma . Lagipun Muna takde perasaan pada Tuan Kamal . Maa lagi satu , Muna dah resign . Muna taknak lagi kerja disitu ma " balas Muna dalam tangisan .
Puan Zarina memeluk anaknya . Paling tidak dapat menenangkan sedikit hati anaknya yang sedang berduka lara . Ibu mana yang sanggup melihat anaknya menangis , Meratap . Cukup kejadian 4tahun lepas , membuatkan anaknya menderita . Cukup .
"Takpelah sayang . Mama faham . Jika berhenti keputusan terbaik , Berhentilah sayang . Dah rehat . Nanti dah okay turun makan ye sayang? " ujar Puan Zarina sambil mengesat airmata anaknya itu .
"Terima Kasih mama . Muna sayang mama! " balas Muna
"Mama Lagi sayang anak mama ni . Sama sama sayang . Nanti Turun makan ye ? Mama nak ke bawah . Papehal suruh bibik Ani ye ? Abah kamu ada kat bawah tu . " ujar Puan Zarina sambil beredar keluar dari bilik Muna . Ditutupnya pintu bilik Muna dan Puan Zarina berjalan menuju ke bawah .
"Hey Na , kenapa dengan Muna ? " Tanya Tuan Zafri yang sedang mandi di kolam renang rumah mereka
" Entahlah bang . Tuan Kamal tu tetiba ajak dia menikah . Mahu Tak terkjutnya dia tu bang . Lepas tu kata harta semua hak milik Muna . Bukan abang tak kenal Muna tu . Tak nye dia pandanglah duit2 harta2 ni bang " balas Puan Zarina sambil duduk di tepi kolam .
Berkerut dahi Tuan Zafri . " Ajak menikah ? Duda kan dia ? Takpelah . Kita ikut mana yang terbaik untuk Muna ".
Share this novel