BAB 3

Drama Completed 353

“Apa yang akan kau lakukan padaku?” tanya Alexa .
“Menurut Kitab Calister untuk menghilangkan kutukan keluarga kerajaan, hal yang menyebabkan harus disembahkan ke air terjun Kesucian, dan untuk itu aku diperintahkan oleh perdana menteri kerajaan untuk membunuhmu dan memberikanmu pada air terjun Kesucian. Kau bersedia?” jelas Acacia .
“Omong kosong apa ini, aku harus pergi sekarang,” Alexa ke luar dari kamar itu. Sesampainya di ruangan tamu ia melihat buku yang sama seperti yang diceritakan Acacia . Alexa mengambil buku itu. Dan berlari meninggalkan rumah itu.
“Aku akan datang lagi Alexa ,” terdengar suara yang bergema dari rumah itu.

Sesampainya di asrama Alexa melihat jam menunjukkan pukul sebelas malam. Ia membuka pintu kamar dilihatnya Yuri sudah tertidur. Ia membaringkan tubuhnya dan berusaha melupakan apa yang telah terjadi. Alexa melirik pada buku yang diambilnya. “Calister,” Satu minggu setelah kejadian itu. Seperti biasanya Alexa berangkat sekolah dengan teman-temannya. Setelah kejadian itu Acacia tidak pernah lagi menemui Alexa dan ia berharap tidak akan pernah lagi. Alexa ditugaskan oleh kepala asrama untuk menyusun buku-buku di perpustakaan sebelum jam pelajaran dimulai. Melihat semua buku-buku itu Alexa teringat buku yang diambilnya di rumah Acacia . Ia selalu membawa buku itu ke mana saja tanpa pernah ingin membacanya. Kali ini ia benar-benar penasaran dengan isi buku itu. Alexa beranjak dari tumpukan-tumpukan buku yang belum selesai disusunnya. Ia mengambil tasnya dan mengeluarkan buku kitab itu.

“Kitab Calister,” Alexa mulai membaca.
Setelah hampir seper empat halaman terbaca, Yuri datang memanggil Alexa .
“Alexa sudah waktunya masuk, kita akan melaksanakan ujian hari ini,” ajak Yuri.
“Aku harus pergi, dia benar-benar ingin membunuhku,” Alexa menangis.
“Siapa? Siapa yang akan membunuhmu?” Tanya Yuri.
“Gadis yang ku temui minggu lalu,”
Dari luar perpustakaan terdengar suara keributan.

“Dia datang,” ujar Alexa .
“Ayuh kita lihat!” mereka pergi.
Alexa kaget melihat Mika, Diana, dan Gian bertarung melawan Acacia .
“Aku membutuhkan tenaga,” ujar Acacia . Acacia menghampiri Gian dan membawanya terbang.
“Gian,” panggil Alexa . Saat itu Gian dalam keadaan sangat lemah.
Acacia menggigit tangan Gian. “Apa? Kau adalah Pari,” Acacia merasa kesakitan, ia merasakan darah Gian bukan darah manusia.
Acacia menjatuhkan Gian. Gian disambut oleh Mika dari bawah.
“Gian kau baik-baik saja?” tanya Mika.
“Aku baik-baik saja,”
Alexa dan Yuri berlari menghampiri Gian.

“Apa maksudnya pari?” tanya Alexa penasaran.
“Kami mohon maaf tidak memberitahumu selama ini, kami adalah pari-pari yang diperintahkan oleh Ibumu Putri Calista untuk melindungimu. Karena menurut ramalan kau akan dibunuh oleh saudara parimu, itu merupakan kutukan untuk Acacia karena ia lahir bersama anak manusia. Jika ia tidak bisa membunuhmu maka ia akan merasakan kutukan itu selamanya,” ujar Yuri.
“Bukankah Acacia hanya ingin menyucikanku?”
“Semua itu hanya tipu dayanya. Ia akan membunuhmu setelah itu ia akan menyucikan dirinya di air terjun Kesucian,” ucap Diana.
“Semua itu bukan salahmu Alexa , kita bisa menghentikan semua kutukan yang ada pada kerajaan maupun pada Acacia jika kau juga memakai mahkota seperti yang dipakai oleh Acacia itu,” ucap Mika.

“Tapi para pari tidak menginginkan hal itu terjadi. Oleh karena itu Acacia akan membunuhmu,” lanjut Mika.
“Jika Acacia mendapatkanmu dan menyucikan dirinya di air terjun, maka hanya kutukan untuknya yang akan musnah tapi kutukan untuk kerajaan akan abadi untuk selamanya. Sekarang kau mengerti,” tambah Yuri.
“Kenapa kalian masih di sini ayuh selamatkan mereka,” ajak Alexa .
“Ayuh kita pergi sebelum Acacia pulih kembali,”

Sesampainya mereka di kerajaan pari. Mereka masuk ke istana itu.
“Tuan putri dia sudah datang,” panggil seorang pelayan. Saat seorang perempuan yang cantik ke luar.
“Kau datang,” ia memeluk Alexa .
“Menjauhlah darinya Ibu,” ternyata Acacia sudah sadar kembali.
“Akan ku ambil mahkota itu,”
“Tidak Ibu, jangan lakukan hal bodoh itu,” bantah Acacia .
“Tidak Acacia dia adalah penyelamat kita, kau jangan terlalu termakan oleh ucapan perdana menteri. Ia bermaksud jahat pada kita Acacia ,” jelas Calista.
“Tapi Bu,”

Calista memakaikan mahkota kerajaan itu di kepala Alexa . Seberkas cahaya terang muncul dan mengubah segalanya. Beberapa tahun kemudian kerajaan pari menjadi seperti semula dengan dua tuan putri yang memimpinnya. Portal untuk manusia masuk telah disegel selama-lamanya. Sejarah baru akan dimulai di kerajaan itu.

Share this novel

Guest User
 


NovelPlus Premium

The best ads free experience