Series
9485
2 tahun kemudian..
Di Rumah Hospital Umum di Kuching..
Tengku Rayyan,memandang keluarganya yang sedang menanti pesakit dari keluarga mereka yang menderita pesakit kanser barah otak dan Tengku Erryan saja yang tiada di situ maybe dia kerja kot.
"Papa,mama macam mana keadaannya?"tanya Tengku Erryan di dalam talian panggilan.
"Masih dioperation Yan.Papa,harap kamu dapat cari dia secepat yang mungkin..that ours promise..?"kata Tengku Rayyan berbicara dengan tenang.
"I will..papa dont worry about that.."kata Tengku Erryan lagi sebelum talian dimatikan.
Tatkala,Anna yang berada di Osaka,Jepun memandang salji yang turun lebat itu.Buatkan,kawan-kawan Anna yang mix malaysiaJepun itu berbicara dengan kawan mereka.
"Guys,do you saw Anna pernah senyum tak kebelakangan ni?"kata Tachibana Hina aka Kak Ina.
"No,me too i wanna know what happens to her and Amel they never talk after that accident.."kata Naoto.
"Kejadian,apa?What s going on??"tanya Kak Sasuna kepada mereka selepas melihat Anna bermain salji di luar rumah mereka.
"I need to tell your guys Amelia and Anna never being best friends again cause they have the same men to fall in love.."kata Kirana dan Tachibana Hina beritahu jujur setelah mendapat informasi dari spynya selama ni.
"Nani?!!?"kata Kak Sasuna dan Naoto serentak memandang dua orang kawan mereka sebelum memandang Anna yang melihat salji di tangannya.
"It must be hurt when our own best friend fall in love with the guy we love too but in secret way.."kata Kak Ina merasa kasihan pada Anna.
"Do,you all know Amel pernah tampar Anna for the first time ni pun i dapat informasi dari Encik Daniel you all know setahun yng lalu sebelum Anna putuskan untuk berpindah ke sini she hurt so bad and she sad because she saw her best friend start to hate her too.."kata Kirana merasa simpati kepada Anna.
"Disebabkan,rasa cinta pada seorang lelaki persahabatan yang lama terbina boleh terputus?Unbelieveable!?"kata kawan Anna yang tak percaya dengan hakikat sekarang.
"Anna..kenapa awak pilih menjauhi lelaki yang awak cinta itu untuk sahabat baik awak sendiri perasaaan awak macam mana"tanya Kak Ina dan temannya memandang Anna yang sedang berdiri memandang salji yang masih turun di luar.
Tatkala,Anna pula..
"Anna?Kau kenapa sedih?Pilihan untuk jauhi lelaki itu adalah terbaik!Tapi kenapa saya rindukan dia?" kata Anna di dalam hati kecilnya.
Anna,menutup matanya apabila hatinya sentiasa berdebar untuk lelaki itu dan entah kenapa dia asyik rindukan lelaki itu di dalam hati setelah 2 tahun berlalu.
Kenangan pahit,Amelia bersama Anna dan kenangan Anna bersama Tengku Erryan imbas di ruang mindanya.Air matanya,mengalir tanpa dipinta.
Manakala,Tengku Erryan yang memandang cincin baldu warna merah dan terukir indah cincin yang dia sudah lama ingin berikan kepada seseorang istimewa entah kenapa dia baru sekarang bertindak untuk fikirkan keselamatan orang tersayang.
"Yan,janji ngan mama bawa Anna ke pangkuan keluarga kita that my last wish mama nak tengok calon isteri dan menantu mama buat kali terakhir..please.."kata dari Tengku Fieya buatkan Tengku Erryan kini tersedar dari tidurnya dan ternampak pesawat peribadinya ke Jepun ingin tiba di tempat destinasinya.
Suara,kapten kedengaran di seluruh pesawat peribadinya itu dan warga perkerja nya pun tahu tujuan mereka kesini untuk bawa seseorang ke sini.
"Sir,we already here..she right here .."kata Pramugarinya beritahu.
Tengku Erryan,berdiri dan wajah dinginnya itu selalu dia kekal di mana jua.
Pintu pesawat,diturun kan dan Tengku Erryan berjalan keluar dan dia melangkah di mana Anna duduk menahan kesedihan yang dia sembunyikan selama ini.
Air mata Anna,mengalir di pipi buatkan Tengku Erryan menyeka dengan sapu tangan miliknya.
Buatkan,Anna mendongak ke atas ingin melihat siapa orang itu.
"Tengk..?"kata Anna terlalu terkejut dan dia tidak terkata bila dia melihat lelaki itu lagi yang sering menerpa di mimpinya.
"Anna,let s go back Malaysia.My mom need you she sick lima belas hari lagi dia akan meninggal dunia disebabkan kanser otak will you came back"kata Tengku Erryan dingin kepadanya tiada senyuman.
"Hah?Ini mimpi ke realiti??" kata Anna memandang Tengku Erryan di depannya.
BERSAMBUNG
Quotes:
" Setiap hari kita berjauhan tiada yang dapat pisahkan kita dari cinta yang sentiasa mekar di hati even lama tidak berjumpa takdir akan pasti menemukan kita cepat atau lambat we dont know.. The most hurt is our own heart love the men who makes our heart beat so many time and we will going missing him like crazy even many years we never saw him again love comes in secret way.."
- babyRia_01.
Alamak!Erryan dah kembali dingin what should Anna do!?
Share this novel